31.12.15

Finding Audrey by Sophie Kinsella


Judul : Finding Audrey
Pengarang : Sophie Kinsella
Halaman : 286
Tahun terbit : 9 Juni 2015
Penerbit : Delacorte Books for Young Readers

"An anxiety disorder disrupts fourteen-year-old Audrey’s daily life. She has been making slow but steady progress with Dr. Sarah, but when Audrey meets Linus, her brother’s gaming teammate, she is energized. She connects with him. Audrey can talk through her fears with Linus in a way she’s never been able to do with anyone before. As their friendship deepens and her recovery gains momentum, a sweet romantic connection develops, one that helps not just Audrey but also her entire family. " - Goodreads

Audrey adalah seorang remaja yang mengalami masalah kecemasan dan sering di-bully saat sekolah. Ia tidak nyaman berada disekitar orang banyak dan berhubungan dengan orang asing. Itulah mengapa ia selalu memakai kacamata hitam, untuk menghindari kontak mata langsung dengan orang yang ia ajak berbicara.  Membahas mengenai kejadian sehari hari dan diberi unsur komedi membuat novel ini novel yang enak dibaca saat bersantai. Menceritakan sebuah keluarga pada umumnya, seorang Ibu yang cerewet dan terbawa arus berita yang dibacanya dari newsletter bulanan yang ia dapatkan. Hal ini berimbas pada adik Audrey yang gemar sekali bermain games hingga akhirnya ia sering dihukum karena terlalu sering bermain games. Seorang Ayah yang bijak selalu menengahi perdebatan antara Ibu dan anak-anaknya hingga tokoh Felix adik terkecil Audrey yang menggemaskan menambah keseruan novel ini.

Pada mulanya Audrey adalah anak yang normal seperti remaja biasanya, hingga ia sering di-bully oleh teman temannya. Namun tidak dijelaskan dengan detail mengenai perkara tersebut. Alur cerita novel ini cenderung maju dengan berbagai konflik yang terjadi. Felix memiliki seorang teman yaitu Linus yang menemaninya bermain games. Pertemuan Linus dengan Audrey tidak berjalan dengan cukup baik, namun dengan berjalannya waktu keadaan mulai berubah. Audrey mulai belajar untuk mengatasi masalah kecemasannya melalui Linus. Dari saat itu, persahabatan yang terjalin antara mereka mulai berubah dan bisa membantu Audrey dan keluarganya dalam mengatasi masalah kecemasan Audrey.

Bahasa yang digunakan dalam novel ini cukup santai. Saya sendiri membaca novel dalam bahasa inggris dan bahasa yang digunakan pun sangat mudah dimengerti. Topik yang diusung Sophie Kinsella ini merupakan kejadian sehari-hari tanpa drama yang berlebihan. Ditambah celotehan-celotehan yang lucu menambah unsur komedi yang ada didalamnya. Novel yang berbeda dan sangat menarik untuk dibaca. Namun, saya merasa penasan dengan kejadian bullying yang terjadi. Secara keseluruhan, saya sendiri  menyukai novel ini dan saat membacanya saya tidak merasa bosan. 4.3/5


No comments:

Post a Comment